Marak Pelecahan di Kampus, Pengamat Sosial Singgung Kemerosotan Moral Imbas Medsos

2 hours ago 3

Marak Pelecahan di Kampus, Pengamat Sosial Singgung Kemerosotan Moral Imbas Medsos

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi pelecehan seksual. Foto: Ricardo/JPNN com

jpnn.com, JAKARTA - Pengamat sosial, ekonomi, dan keagamaan Anwar Abbas menyebut maraknya kasus pelecehan seksual di lingkungan kampus menandakan kegagalan dunia pendidikan Indonesia mencetak peserta didik yang bermoral dan bertakwa.

"Jelas-jelas telah mencerminkan kegagalan dunia pendidikan kita dalam mencetak mereka menjadi peserta didik yang beriman dan bertakwa," kata dia melalui layanan pesan, Jumat (17/4).

Buya Anwar sapaan Anwar Abbas mengatakan fenomena pelecahan di kampus harus membuat semua pihak tersadar terjadinya kemerosotan moral generasi penerus.

Dia pun berharap orang tua, tokoh masyarakat, guru, politikus, hingga presiden membantu mencetak peserta didik yang bermoral serta bertakwa.

"Terlebih-lebih lagi peran dari presiden dan para menteri tentu jelas sangat besar dan sangat diharapkan," ujar Buya Anwar. 

Dia mengatakan merosotnya moralitas dan akhlak generasi penerus akibat berbagai faktor, seperti teknologi, lingkungan, dan lemahnya pendidikan karakter.

Buya Anwar mengatakan peran media sosial dan internet, dalam hal ini, tentu tidak bisa diabaikan memerosotkan moral generasi penerus.

"Sebab, boleh dikatakan waktu yang dihabiskan oleh para pihak terutama anak didik untuk berhubungan dengan internet sangat tinggi, sehingga pengaruhnya terhadap kehidupan mereka tentu sangat besar dan tidak bisa diabaikan," katanya.

Pengamat sosial Anwar Abbas menyebut peran orang tua, warga masyarakat, para guru, dan pemerintah harus diawasi menjaga perilaku generasi penerus.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|