Bursa Reshuffle Memanas, Efriza Sebut Bahlil Terjepit 'Dua Loyalitas', Ragukan Nyali Prabowo

5 hours ago 5

Bursa Reshuffle Memanas, Efriza Sebut Bahlil Terjepit 'Dua Loyalitas', Ragukan Nyali Prabowo

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Peneliti Senior Citra Institute, Efriza menyebut Menteri ESDM Bahlil Lahadalia terjepit dalam dilema loyalitas antara Prabowo dan mantan Presiden Jokowi. Belum lagi beban sebagai Ketua Umum Partai Golkar. Foto: Ricardo/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Peneliti Senior Citra Institute, Efriza, membeberkan analisis tajam terkait deretan menteri yang berpotensi masuk radar perombakan kabinet atau reshuffle

Meski isu ini makin kencang, Efriza justru meragukan keberanian Presiden Prabowo Subianto untuk menyentuh nama-nama besar di lingkaran kekuasaannya.

Efriza menilai, menggeser menteri bukan sekadar soal kinerja, melainkan pertaruhan kebijaksanaan dan kehati-hatian politik.

"Bahkan, rasanya ragu Presiden Prabowo punya nyali melakukan reshuffle terhadap menteri-menteri tersebut. Sekadar menggeser posisinya saja perlu kehati-hatian ekstra," kata Efriza kepada JPNN, Jumat (17/4).

Lantas, siapa saja menteri yang posisinya dinilai sedang tidak baik-baik saja?

Efriza menyoroti Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjadi nama pertama yang disorot. 

Dia menyebut Bahlil terjepit dalam dilema loyalitas antara Prabowo dan mantan Presiden Jokowi. Belum lagi beban sebagai Ketua Umum Partai Golkar.

"Bahlil acap dinilai kurang berkompeten mengelola kebijakan energi karena kegaduhan komunikasi politiknya. Ada kekhawatiran dia tidak fokus. Tapi apa berani Prabowo mereshuffle Bahlil? Dia politisi dengan pengaruh kuat," cetus Efriza.

Peneliti Senior Citra Institute, Efriza, membeberkan analisis tajam terkait deretan menteri yang berpotensi masuk radar perombakan kabinet atau reshuffle.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|