jpnn.com, JAKARTA - PT Semen Indonesia (SIG) mengambil langkah strategis untuk meningkatkan peluang pertumbuhan.
Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra menyampaikan keputusan manajemen pada paruh kedua 2025 untuk melakukan transformasi yang berfokus pada daya saing, menyasar peningkatan pangsa pasar dan penguatan profitabilitas, telah menunjukkan hasil positif.
”Transformasi bisnis sejak Juli 2025 yang berfokus pada tiga strategi utama yaitu peningkatan pengelolaan pasar mikro, efisiensi biaya, serta optimalisasi produk turunan semen dan portofolio, terus membuahkan hasil positif. Kinerja perusahaan meningkat secara konsisten, khususnya pada semester II 2025 dengan momentum yang kuat pada kuartal IV tahun 2025,” kata Indrieffouny dalam SIG FY25 (Audited) Results Call di Jakarta pada Senin (13/4).
Permintaan semen domestik pada 2025 yang mengalami kontraksi sebesar 1,5% yoy, turut berdampak pada penurunan penjualan domestik SIG.
Meski begitu, SIG mampu menunjukkan kemampuannya untuk pulih lebih kuat. Sepanjang 2025, SIG mencatatkan volume penjualan sebanyak 37,93 juta ton.
Salah satu indikator perbaikan signifikan yaitu volume penjualan sebesar 10,47 juta ton pada kuartal IV tahun 2025 yang berkontribusi pada total volume penjualan yang tumbuh 1,1% yoy.
Capaian ini membuktikan efektivitas strategi transformasi yang dijalankan SIG, khususnya di pasar-pasar utama dengan marjin tinggi.
Secara umum pada semester kedua 2025 sejak menjalankan strategi transformasi bisnis, SIG terus mengalami tren kenaikan penjualan dari kuartal III ke kuartal IV.

3 hours ago
2






































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5449566/original/006494000_1766070807-000_88JW69R.jpg)













