Kemendikdasmen Dinilai Hanya Fokus ke Guru, Mencuat Usulan Pembentukan Departemen Tendik

2 hours ago 1

Kemendikdasmen Dinilai Hanya Fokus ke Guru, Mencuat Usulan Pembentukan Departemen Tendik

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

ilustrasi guru. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dinilai hanya fokus mengurusi guru, baik honorer maupun aparatur sipil negara (ASN) PNS dan PPPK. Tenaga kependidikan (tendik) yang perannya tak kalah penting dari guru, malah terabaikan.

"Sepertinya Kemendikdasmen masih berfokus kepada guru ASN dan guru honorer. Jarang menyentuh tenaga kependidikan," keluh Sekretaris Jenderal DPP Forum Honorer Non-Kategori Dua Indonesia (FHNK2I) Tendik Herlambang Susanto kepada JPNN, Jumat (6/3/2026).

Antara guru dan tendik, ujarnya, bak mata uang. Guru tidak akan sukses mengajar anak-anak didiknya tanpa ada tendik.

Tendik, bahkan sering terlibat dalam proses belajar mengajar. Contohnya, kegiatan Pramuka yang banyak ditangani tendik.

"Kayaknya perlu departemen yang khusus mengurusi tendik agar nasibnya juga diperhatikan pemerintah," kata Herlambang.

Dia mengungkapkan, saat seleksi PPPK, honorer tendik masuk dalam formasi tenaga teknis yang sifatnya menyeluruh dengan dinas lainnya. Jadi, bukan khusus formasi tendik.

Ironinya, guru honorer masih bisa dibayar dari Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP), sedangkan paruh waktu tendik tidak bisa. 

"Sampai saat ini guru honorer masih ada lho dan dibayarkan lewat BOSP. Anehnya, PPPK Paruh Waktu tendik, tidak bisa digaji dari BOSP, padahal mereka belum terima gaji 2 - 3 bulan," bebernya.

Kemendikdasmen dinilai hanya fokus kepada guru, mencuat usulan pembentukan Departemen Tendik

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|