Jangan Abaikan Nyeri Lutut Biasa, Bisa Jadi Indikasi Gangguan Muskuloskeletal

3 hours ago 1

Jangan Abaikan Nyeri Lutut Biasa, Bisa Jadi Indikasi Gangguan Muskuloskeletal

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Nyeri sendi di lutut adalah masalah umum yang sering dialami oleh banyak orang, terutama mereka yang aktif secara fisik atau memiliki riwayat cedera. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Pada momentum Hari Kartini dan Hari Perawat, Siloam Hospitals Mampang mengangkat isu nyeri lutut untuk edukasi kesehatan perempuan dan apresiasi kepada tenaga kesehatan.

Dokter Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi Siloam Hospitals Mampang dr. I Made Yudi Mahardika, Sp.OT, mengatakan nyeri lutut masih sering dianggap keluhan ringan oleh banyak perempuan, padahal kondisi ini dapat menjadi indikasi awal gangguan muskuloskeletal yang lebih serius. 

“Banyak perempuan menjalani berbagai peran sekaligus yang menimbulkan risiko gangguan pada tulang dan sendi yang dapat berkembang secara bertahap sejak usia muda,” ujar dr Yudi dalam keterangannya, Senin (27/4).

Dokter Yudi menyebut keluhan seperti nyeri lutut saat naik tangga, pegal berkepanjangan, atau ketidaknyamanan saat berolahraga kerap dianggap sebagai hal yang wajar. 

Padahal, secara klinis, gejala tersebut dapat menjadi indikasi awal gangguan muskuloskeletal yang memerlukan perhatian medis lebih lanjut. 

“Perempuan diketahui memiliki risiko lebih tinggi terhadap beberapa kondisi tertentu, seperti cedera ligamen lutut dan osteoporosis,” ujar dr. Yufi.

Menurut dia, hal ini berkaitan dengan faktor hormonal, khususnya peran estrogen dalam memengaruhi kekuatan ligamen dan kepadatan tulang, serta faktor anatomi dan biomekanik, termasuk perbedaan struktur panggul dan pola gerakan tubuh.

 “Karena itu, keluhan seperti nyeri lutut tidak boleh dianggap sebagai kelelahan biasa dan perlu dievaluasi sejak dini,” kata dia.

Pada momentum Hari Kartini dan Hari Perawat, Siloam Hospitals Mampang mengangkat isu nyeri lutut untuk edukasi kesehatan perempuan dan apresiasi kepada tenaga k

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|