jpnn.com - JAKARTA - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) diduga menyerang sebuah kapal kargo berbendera Singapura di Selat Hormuz.
Demikian dilaporkan The Wall Street Journal, Kamis, mengutip sejumlah pejabat dan pelaut AS.
Laporan itu menyebut AL Iran tidak mengirimkan peringatan radio apa pun terhadap kapal-kapal tersebut.
AL Iran juga tak memerintahkan mereka untuk kembali sebelum melepaskan tembakan.
Laporan The Wall Street Journal itu menyatakan tidak ada yang terluka akibat insiden tersebut, namun pusat kendali kapal itu telah rusak.
Pada Selasa, Sekretaris Jenderal Organisasi Maritim Internasional (IMO) Arsenio Dominguez mengumumkan dimulainya evakuasi ribuan pelaut dari kapal-kapal yang terdampar di Teluk Persia, yang terganggu oleh dugaan serangan tersebut.
Dominguez mencatat bahwa kapal yang rusak itu tidak transit dalam upaya evakuasi IMO, imbuh laporan itu.
Menteri Energi Amerika Serikat Chris Wright mengatakan pada Rabu bahwa lebih dari 70 kapal yang membawa sekitar 20 juta barel minyak telah bergerak di Selat Hormuz selama 24 jam terakhir.

3 hours ago
3





















.jpeg)














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364450/original/049240400_1759113678-allano.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518117/original/054027000_1772464500-rivera.jpg)







:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5504493/original/054488000_1771238831-Persita_Tangerang_Vs_PSBS_Biak-4.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518312/original/099191500_1772505014-persebaya.jpg)