Gus Lilur Beri Catatan Kritis Perihal Aspek Tata Bahasa Saat Munas-Konbes NU

3 hours ago 5

Gus Lilur Beri Catatan Kritis Perihal Aspek Tata Bahasa Saat Munas-Konbes NU

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Warga NU, Kiai Kampung atau Gus Lilur. Foto: Source for JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Kalangan warga akar rumput (nahdliyin) terus mengevaluasi dan menyoroti jajaran pengurus teras Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Salah satunya disampaikan kiai kampung sekaligus kader NU, HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy.

Gus Lilur sapaan akrabnya memberikan catatan kritis terkait aspek tata bahasa dan akurasi kutipan dalam pidato resmi organisasi pada saat agenda Munas-Konbes NU di Bangkalan. 

Gus Lilur menjelaskan sebagai bagian dari tradisi intelektual pesantren yang lekat dengan kajian kitab kuning, akurasi pelafalan teks Arab (kaidah nahwu dan sharaf) merupakan tolok ukur penting dalam mimbar akademik keagamaan. 

Berdasarkan hasil simak tayangan langsung, dia memberikan catatan korektif terhadap khotbah yang disampaikan oleh Rais Aam PBNU, KH Miftahul Akhyar.

“Tulisan dan telaah ini merupakan bagian dari rekam jejak sejarah agar warga nahdliyin dapat menilai secara jernih kualitas figur kepemimpinan yang dibutuhkan untuk membawa PBNU ke depan," ujar Khalilur melalui keterangan tertulisnya, Senin (29/6/2026).

Khalilur menyoroti materi kutipan hadis mengenai kemakmuran sebuah negeri yang dibacakan oleh Rais Aam. 

Dia mengidentifikasi teks tersebut bersumber dari kitab Nasihatul Muluk karya Imam Al-Ghazali.

Kiai kampung sekaligus kader NU, HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur memberikan catatan kritis pada aspek tata bahasa saat Munas-Konbes NU.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|