jpnn.com, JAKARTA - Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) Kementerian Hukum, Widodo mengungkapkan transformasi digital terjadi di semua sektor, tak terkecuali pada lingkungan Direktorat Jenderal AHU maupun dalam praktik kenotariatan dan pertanahan.
Hal itu diungkapkan Widodo saat acara buka puasa bersama yang digelar oleh PP INI dan PP IPPAT di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara Jakarta, Rabu (4/3).
Lebih lanjut, Widodo mengatakan layanan notaris telah berbasis digital, termasuk pembaruan akun dengan sistem face recognition serta notifikasi elektronik.
“Hampir seluruh notaris telah melakukan pembaruan data akun mereka. Di sisi lain, PPAT juga mulai menerapkan sistem digital dalam pembuatan akta secara bertahap,” ungkap Widodo.
Pemerintah pun tengah melakukan kajian menuju implementasi konsep notaris elektronik (cyber notary) sebagai bagian dari adaptasi terhadap kemajuan teknologi.
“Transformasi digital diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat secara lebih efektif, transparan, dan modern,” kata dia.
Apresiasi Kepada INI dan IPPAT
Pada kesempatan tersebut Widodo pun memberikan apresiasi atas solidaritas Ikatan Notaris Indonesia (INI) dan Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) menyelenggarakan kegiatan Buka Puasa Bersama & Santunan Anak Yatim pada Rabu.

3 hours ago
1






















.jpeg)






























