jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI Taufiq R Abdullah mendesak pemerintah untuk berdiplomasi ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyikapi kabar kekerasan terhadap WNI yang diculik Israel.
Menurutnya, PBB harus memberikan sanksi tegas atas tindakan penyiksaan dan kekerasan brutal aparat Israel ke sukarelawan kemanusiaan, termasuk dari Indonesia.
"PBB tidak boleh kalah lagi dengan arogansi Israel yang tidak mau tunduk kepada hukum-hukum internasional yang berlaku,” kata Taufiq di Jakarta, Senin (25/5).
Diketahui, para WNI yang tergabung dalam misi Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 menerima kekerasan fisik dan seksual ketika diculik otoritas Israel.
Para WNI diculik otoritas Israel di perairan internasional ketika ingin menyalurkan bantuan bagi warga di Gaza, Palestina.
Taufiq mengecam keras tindakan Israel yang menyiksa secara fisik dan seksual para sukarelawan kemanusiaan, termasuk dari Indonesia.
"Itu semua kejahatan yang harus dihentikan dan diberi sanksi. Tentara Israel sudah berkali-kali menunjukkan perilaku kriminal baik terhadap usaha-usaha kemanusiaan maupun perdamaian," kata legislator fraksi PKB itu.
Herman Budianto, satu dari sembilan WNI yang sempat diculik Israel, mengaku bersyukur bisa kembali ke Tanah Air dalam keadaan selamat pada Minggu (24/5) ini.

5 hours ago
2














































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485697/original/029038600_1769524103-9.jpg)





