jpnn.com, JAKARTA - Hujan abu vulkanis kerap meninggalkan rasa panik, terutama saat melihat mobil kesayangan tertutup debu tebal.
Refleks pertama kebanyakan orang biasanya langsung menghidupkan mesin untuk memindahkan kendaraan, atau mengambil selang air dan menyiramnya.
Padahal, dua tindakan spontan itu justru bisa jadi awal dari bencana finansial yang mahal.
Partikel abu vulkanis berbeda dengan debu jalanan biasa. Bentuknya tajam, sangat halus, dan bersifat abrasif.
Begitu masuk ke celah mesin, ia bisa mengikis komponen vital dalam sekejap.
Pakar Otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, mengingatkan agar pemilik mobil menahan diri.
Kalau paparan abu di area mesin tergolong tebal, aturan utamanya cuma satu: jangan kunci kontak dulu.
Langkah pertama yang benar dimulai dari cara membuka kap mesin. Lakukan perlahan-lahan.

1 week ago
23




















































