Gus Falah Tolak Wacana Label Non-Halal untuk Rokok

2 hours ago 1

Gus Falah Tolak Wacana Label Non-Halal untuk Rokok

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Anggota Komisi III DPR RI Nasyirul Falah Amru atau yang akrab disapa Gus Falah mendesak aparat penegak hukum untuk menindak tegas penyelenggara maupun bandar perjudian yang beroperasi dengan kedok arena permainan anak di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Barat. Foto: dok sumber

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI Nasyirul Falah Amru (Gus Falah) menanggapi wacana dari Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah bersama Muhammadiyah Tobacco Control Network (MTCN) yang mengadvokasi label non-halal pada produk rokok.

Gus Falah menyatakan, Fatwa MUI tahun 2009 tidak menyatakan rokok tidak halal.

Namun, Gus Falah mengakui berdasarkan beberapa tindakan, kajian dan hasil penggunaan vape terbukti mengandung zat narkoba sehingga wajib dilarang.

"Pendapat beberapa ormas keagamaan yang akan melabeli rokok sebagai produk non-halal perlu dipertanyakan. Kami hanya mengingatkan, fatwa MUI tidak memberikan penilaian absolut terkait rokok, justru yang diatur adalah jangan merokok di sembarang tempat," ungkap Gus Falah, Minggu (20/9).

Sehingga, sambung Politisi PDI Perjuangan itu, wacana pelabelan non-halal pada rokok adalah hal yang keliru.

Tidak ada kajian yang menyebutkan rokok akan membuat stabilitas politik dan ekonomi Indonesia bergejolak.

Gus Falah menegaskan bahwa justru dengan melabeli rokok menjadi non-halal, pengaruhnya di publik tidak terprediksi.

"Yang sekarang harus dikampanyekan adalah bagaimana kajian ilmiah dari BPOM maupun BRIN tentang produk tidak halal, labelisasi halal dan non-halal jangan menciptakan perdebatan panjang ditengah konsolidasi perbaikan ekonomi bangsa," ujarnya.

Gus Falah menegaskan bahwa justru dengan melabeli rokok menjadi non-halal, pengaruhnya di publik tidak terprediksi

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|