jpnn.com, AMBON - Seorang pemuda tewas dalam keributan antarkelompok di kawasan Pertigaan Pertamina, Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Dullah Selatan, Kota Tual, Maluku, Sabtu (19/9) dini hari.
Polres Tual menangkap seorang terduga pelaku penganiayaan.
“Peristiwa ini merupakan tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan meninggalnya seseorang. Polres Tual bergerak cepat untuk mengamankan terduga pelaku dan selanjutnya melakukan proses penyidikan secara profesional berdasarkan fakta dan alat bukti yang ada,” kata Kapolres Tual AKBP Whansi Des Asmoro melalui keterangan yang diterima di Ambon, Minggu.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.00 WIT dan melibatkan kelompok pemuda Tembok Berlin Wara dengan kelompok pemuda Kompleks Pertamina Wear.
Keributan yang awalnya dipicu adu mulut kemudian berkembang menjadi aksi saling serang menggunakan batu, senjata tajam dan panah.
Dalam kejadian itu, seorang warga berinisial RAR, warga Jalan Yos Sudarso, terkena anak panah. Korban sempat mendapat pertolongan dari warga dan keluarga, tetapi nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.
Korban kemudian dibawa ke RSUD Karel Sadsuitubun, Langgur, untuk penanganan lebih lanjut.
Mendapat laporan kejadian, personel Polres Tual yang dipimpin Pamapta II SPKT Polres Tual Ipda Ryan G. Parera, bersama unsur piket fungsi, Piket KRYD, Piket SS dan personel Samapta langsung menuju lokasi sekitar pukul 01.15 WIT.

1 hour ago
1




















































