jpnn.com - JAKARTA - Tim Nasional Basket Putra Indonesia tiba di Tanah Air seusai berlaga pada Asian Games 2026. Langkah skuad asuhan David Singleton itu di Asian Games 2026 harus terhenti di fase grup setelah menelan tiga kekalahan, yakni melawan Jepang (53-98), Korea (48-102), serta Arab Saudi (89-100).
Wakil Sekretaris Jenderal Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia Ratana Arya Krishan mengapresiasi perjuangan timnas pada ajang multievent olahraga terbesar antarnegara Asia itu. Perbasi ke depannya juga akan melakukan evaluasi terhadap penampilan Timnas Basket Putra Indonesia pada ajang Asian Games 2026.
“Saya tidak melihat ini sebagai sebuah kegagalan. Okelah sebagai kegagalan, karena kami tiga kali kalah. Kalau orang biasanya menilai tiga kali main, tiga kali kalah, iya, tetapi yang penting adalah progres. Saya juga menilainya begini, kami akan mempunyai beberapa sasaran-sasaran utama ke depannya,” kata pria yang akrab disapa koh Aling itu.
Sebelumnya, penampilan Abraham Damar Grahita dan kolega juga dinilai kurang maksimal pada Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029. Pada ajang tersebut, Timnas Basket Putra Indonesia hanya sekali menang, yakni melawan Singapura (80-54), sebelum kalah dari Hong Kong (60-71) dan Malaysia (63-77).
“Tentunya setelah ini akan ada evaluasi, dan itu juga menjadi tugas dari Badan Tim Nasional untuk nantinya melakukan evaluasi, kemudian menentukan langkah-langkah selanjutnya,” ujar Ratana. “Ingat bahwa tahun depan nanti juga masih ada beberapa kejuaraan. Masih ada SEA Games serta beberapa event lainnya seterusnya,” tambahnya. (fal/jpnn)

5 hours ago
3





















































