jpnn.com, JAKARTA - Trio soul asal Surabaya, Thee Marloes, akhirnya melepas album kedua yang bertitel Di Hotel Malibu.
Album baru berisi 14 track tersebut dirilis melalui label asal Amerika Serikat, Big Crown Records.
Lewat Di Hotel Malibu, Thee Marloes menunjukkan arah musikal yang kian luas dan fleksibel. Karya yang disuguhkan menjauh dari batasan, lebih terbuka, penuh percakapan, dan sangat Indonesia.
Di Hotel Malibu diluncurkan dua tahun setelah perilisan album debut Thee Marloes yakni Perak.
Album baru tersebut memperluas keunikan Thee Marloes yang sudah ada, dengan pengalaman yang telah dilalui, dan perkembangan musikalitas.
Band beranggotakan Natassya Sianturi (vokal/kibor), Sinatrya Dharaka (gitar), dan Tommy Satwick (drum) itu meramu materi dalam album Di Hotel Malibu dengan saksama.
Lagu-lagu Thee Marloes dibentuk oleh titik referensi bersama dan rasa groove yang telah teruji.
Pada album Di Hotel Malibu, bahasa kolektif itu meluas. Aransemen bergerak melintasi spektrum yang lebih luas, dengan warna instrumental baru, perubahan ritme yang tidak terduga, dan pendekatan yang lebih longgar.

6 hours ago
2




















































