jpnn.com, MAKASSAR - Polisi menangkap remaja inisial F (17), anggota geng motor yang melakukan pembegalan secara sadis membusur korbannya dengan anak panah di Makassar, Sulawesi Selatan.
Aksi para pelaku sempat viral di media sosial.
"Jadi, ini pelaku terlibat kasus curas (pencurian dengan kekerasan) kepada korbannya," kata Kepala Unit Reskrim Polsek Panakkukang Iptu Uji Mughni kepada wartawan, Jumat.
Modus yang dilancarkan pelaku bersama kelompok geng motornya menebar teror dengan konvoi puluhan motor sembari membentangkan busur dan anak panah di atas motornya mengancam pengguna jalan bahkan sempat menyerang orang lain di Jalan Andi Pangeran Pettarani.
Seusai melancarkan aksinya, kawanan geng motor ini bergerak ke Jalan Urip Sumoharjo, menuju Jalan Perintis Kemerdekaan.
Saat melintas mereka melihat seorang pengendara seorang diri kemudian dikejar. Karena panik melihat geng motor ini membawa busur dan parang, korban berusaha melarikan diri, tetapi nahas terjatuh dengan motornya.
Saat terjatuh, para pelaku menyerang korban dengan melesatkan anak panah dan senjata tajam ke tubuhnya. Dalam kondisi tidak berdaya, tas korban berisi barang-barang berharga dirampas pelaku dan rekannya lalu meninggalkan lokasi kejadian.
"Modusnya pelaku bersama temannya kurang lebih 50 motor saling berboncengan, setelah menyerang orang, di Jalan AP Pettarani lalu bergerak ke Urip Sumoharjo sampai di Jalan Perintis tepatnya di wilayah Kelurahan Panaikang, korban dibegal dan dianiaya," kata Uji.

2 hours ago
2




















































