Teror hingga Korban Jiwa Seusai Persib vs Persija, Maung Bandung Bereaksi Keras

5 hours ago 5

Teror hingga Korban Jiwa Seusai Persib vs Persija, Maung Bandung Bereaksi Keras

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Skuad Persib Bandung berfoto bersama seusai menerima dukungan langsung dari Bobotoh yang datang ke stadion menjelang duel big match melawan Persija Jakarta, Kamis (7/5). Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

jpnn.com - Gelombang rivalitas seusai laga panas Persib Bandung kontra Persija Jakarta kini berujung pada serangkaian insiden yang memprihatinkan.

PT Persib Bandung Bermartabat pun angkat bicara melalui pernyataan resmi setelah sejumlah kejadian terjadi pascapertandingan di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5/2026).

"Kami memahami bahwa pertandingan dengan tensi dan rivalitas tinggi kerap menghadirkan dinamika, baik di dalam maupun di luar lapangan. Namun demikian, kami menyayangkan adanya berbagai kejadian yang mencederai nilai sportivitas serta semangat sepak bola sebagai ruang yang seharusnya menghadirkan kebersamaan, rasa hormat, dan persatuan," tulis pernyataan Persib. 

Tak hanya ketegangan di atas lapangan yang menjadi sorotan, situasi di luar stadion juga dilaporkan memanas. Persib mengungkap adanya dugaan intimidasi terhadap rombongan tim saat perjalanan pulang melalui Bandara Sepinggan, Balikpapan. Selain itu, sejumlah Bobotoh di berbagai daerah juga disebut menjadi korban tindak kekerasan.

Sorotan juga mengarah pada insiden di lapangan yang melibatkan Beckham Putra dan memicu perhatian publik. Namun, Persib menegaskan bahwa dampak rivalitas yang meluas hingga menyasar masyarakat sipil menjadi perhatian utama klub.

Persib menerima laporan dugaan perusakan sebuah restoran Sunda di Samarinda, pengeroyokan terhadap tiga Bobotoh di Sukabumi yang menyebabkan korban mengalami luka-luka, serta aksi kekerasan terhadap seorang remaja berusia 15 tahun di Kuningan, Jawa Barat. 

Di Majalengka, seorang Bobotoh juga dikabarkan terluka akibat lemparan benda keras saat acara nonton bareng berlangsung.

Puncak duka terjadi di Karawang. Seorang anak berusia 15 tahun dilaporkan meninggal dunia setelah sebelumnya berpamitan kepada keluarga untuk menonton laga klasik Persib melawan Persija. 

Persib Bandung memberikan pernyataan resmi terkait banyaknya insiden yang mewarnai laga lawan Persija. Persib berduka dan menyayangkan kejadian tersebut.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|