jpnn.com, JAKARTA - Sejumlah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) membantah keterlibatan mereka dalam konferensi pers yang mengatasnamakan BEM Fakultas Bersatu di kawasan Utan Kayu, Jakarta Timur, Selasa (16/6).
Sedikitnya tiga organisasi mahasiswa menyatakan tidak pernah bergabung maupun mengirimkan perwakilan dalam kegiatan tersebut.
Ketiga organisasi itu ialah BEM Fakultas Teknik dan Informatika Universitas Bina Sarana Informatika (FTI UBSI), BEM Fakultas Psikologi Universitas Negeri Jakarta (FPsi UNJ), dan BEM Institut STIAMI.
Sebelumnya, kelompok yang mengatasnamakan BEM Fakultas Bersatu menggelar konferensi pers dan menyatakan penolakan terhadap gerakan mahasiswa yang dinilai ditunggangi kepentingan politik praktis.
Mereka juga menyoroti mantan Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM) Tiyo Ardianto yang diklaim memiliki keterkaitan dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Dalam pernyataannya, kelompok tersebut menyebut dugaan kedekatan itu berkaitan dengan penggunaan mobil Fortuner saat aksi demonstrasi di kawasan Gejayan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sabtu (13/6).
Namun, sejumlah BEM yang namanya disebut dalam daftar peserta konferensi pers justru menyampaikan klarifikasi dan membantah keterlibatan mereka.
Melalui akun @bemftiubsi di Instagram, BEM FTI UBSI menegaskan tidak pernah menghadiri maupun mengirimkan perwakilan dalam konferensi pers tersebut.

2 days ago
14






































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364450/original/049240400_1759113678-allano.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518117/original/054027000_1772464500-rivera.jpg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307861/original/026520700_1754487526-WhatsApp_Image_2025-08-06_at_20.27.15.jpeg)





