jpnn.com, JAKARTA - Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah menyebut sikap politik partainya terhadap pemerintahan era Prabowo Subianto sebenarnya jelas dan tegas.
Sebab, kata dia, Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDIP telah memutuskan bahwa partai berkelir merah berposisi sebagai penyeimbang.
"Sikap ini bukan sikap abu abu," kata dia melalui layanan pesan, Jumat (19/6).
Said mengatakan sikap sebagai penyeimbang tak bisa dibandingkan dengan sistem politik di negara barat yang mengenal oposisi.
Dia melanjutkan posisi sebagai penyeimbang berarti partainya bersikap obyektif-proporsional seperti disampaikan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Said menuturkan PDIP bakal mendukung pemerintah jika kinerja dan kebijakan mereka berpihak bagi rakyat.
"Sebaliknya, kalau kebijakan dan kinerjanya kurang bagus, kami mengingatkan secara kontruktif, dan dalam posisi seperti ini belum tentu juga kami mendapatkan keuntungan elektoral," kata Ketua Banggar DPR RI itu.
Said mengatakan PDIP tetap menginginkan Presiden Prabowo berkhidmat hingga 2029 sesuai aturan main konstitusi meski mengambil posisi penyeimbang.

3 hours ago
2






































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364450/original/049240400_1759113678-allano.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518117/original/054027000_1772464500-rivera.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307861/original/026520700_1754487526-WhatsApp_Image_2025-08-06_at_20.27.15.jpeg)





