Strategi Efisiensi Sektor Logistik Tanpa Mengorbankan Keselamatan

3 hours ago 3

Strategi Efisiensi Sektor Logistik Tanpa Mengorbankan Keselamatan

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Mitsubishi menggelar talkshow di GIICOMVEC 2026, Kemayoran, Jakarta. Foto: ktb

jpnn.com, JAKARTA - Upaya menekan biaya operasional di sektor logistik kerap dihadapkan pada dilema: efisiensi atau keselamatan.

Namun, pelaku industri dan regulator sepakat, keduanya tak seharusnya saling mengorbankan.

Dalam diskusi “Logistik Makin Efisien: Strategi Mengelola Armada di Tengah Tekanan Biaya” di GIICOMVEC 2026, JIExpo, Jakarta, Jumat (10/4), pemerintah menegaskan bahwa keselamatan justru menjadi fondasi utama untuk menciptakan efisiensi jangka panjang.

Ketua Tim Substansi Angkutan Barang Umum Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI, Adrian Tri Laksana, menyebut keselamatan sebagai investasi yang kerap dipandang mahal di awal, tetapi mampu menekan potensi kerugian lebih besar di kemudian hari.

“Regulator fokus pada keselamatan. Efisiensi itu efek ikutannya,” ujarnya.

Menurut Adrian, kecelakaan atau kerusakan armada justru bisa memicu pembengkakan biaya yang jauh lebih besar dibandingkan biaya pencegahan.

Sejumlah kebijakan pun telah digulirkan pemerintah, mulai dari penggratisan uji KIR untuk angkutan barang, pembatasan usia kendaraan maksimal 20 tahun, hingga dorongan penggunaan GPS dan pelarangan truk over dimension over load (ODOL).

Langkah tersebut diharapkan bisa dimanfaatkan pelaku usaha untuk menjaga kondisi armada tetap prima.

Upaya menekan biaya operasional di sektor logistik kerap dihadapkan pada dilema: efisiensi atau keselamatan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|