Srikandi Jaga Desa, Pilar Ketahanan Ekonomi Perempuan Nusantara

3 weeks ago 23

Srikandi Jaga Desa, Pilar Ketahanan Ekonomi Perempuan Nusantara

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Musyawarah Nasional perdana Srikandi Jaga Desa yang digelar pada Kamis (2/7/2026) di Jakarta. Foto: dok ABPEDNAS

jpnn.com, JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada 2024, sebanyak 64,5 persen pelaku UMKM di Indonesia adalah perempuan.

Angka itu setara dengan sekitar 37 juta orang, dan berkontribusi menyumbang hingga 61 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). 

Perempuan desa selalu menjadi garda terdepan dalam menjaga ketenteraman keluarga dan lingkungan sekitarnya. 

Ketua Umum DPP Srikandi Jaga Desa, Ella Nurlaela Tubagoes, menyampaikan melalui gerakan Srikandi  Jaga Desa, peran natural tersebut diperkuat menjadi sebuah inisiatif nasional yang solid. 

Menurut Ella, para perempuan kini didorong untuk turun tangan langsung memastikan generasi muda tumbuh di lingkungan yang sehat dan aman dari berbagai pengaruh destruktif yang mengancam masa depan. 

“Lebih dari itu, kaum perempuan juga mengambil porsi penting dalam merawat keutuhan ruang hidup serta warisan komunal,” ujar Ella.

Dia menuturkan untuk menopang peran krusial tersebut, kemandirian ekonomi masyarakat menjadi kunci utama yang terus dibangun dan memfasilitasi perempuan pedesaan untuk menggerakkan roda UMKM serta mengoptimalkan potensi lokal. 

“Praktik di lapangan menunjukkan peningkatan kemandirian ekonomi dan keterlibatan perempuan berkontribusi langsung pada menguatnya ketahanan desa,” ungkap Ella.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada 2024, sebanyak 64,5 persen pelaku UMKM di Indonesia adalah perempuan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|