Serangan Ransomware Tiap 40 Detik, Perlindungan Data Makin Diperlukan Pelaku Usaha

6 hours ago 3

Serangan Ransomware Tiap 40 Detik, Perlindungan Data Makin Diperlukan Pelaku Usaha

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Serangan Ransomware setiap 40 detik, perlindungan data makin diperlukan pelaku usaha. Foto dokumentasi Synology

jpnn.com, JAKARTA - Sistem backup data kini bukan lagi sekadar langkah berjaga-jaga untuk memulihkan file yang tidak sengaja terhapus.

Di tengah meningkatnya ancaman siber yang kian kompleks, backup telah bertransformasi menjadi pilar utama dalam strategi cyber resilience (ketahanan siber) sebuah perusahaan.

Data dari perusahaan keamanan siber Astra Security menunjukkan fakta yang mengkhawatirkan, serangan ransomware terjadi di dunia setiap sekitar 40 detik.

Ironisnya, target kejahatan siber kini tidak lagi terbatas pada perusahaan raksasa, melainkan merambah ke Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang sering kali memiliki sistem pertahanan digital yang lebih lemah.

"Ancaman siber tidak melihat ukuran perusahaan. Selama organisasi bergantung pada data digital, potensi menjadi target serangan selalu ada," tegas Regional Marketing Synology, Joevita Evadne, Selasa (31/3).

Ransomware bekerja dengan cara mengunci atau mengenkripsi data perusahaan dan meminta tebusan untuk akses pemulihan.

Tanpa sistem cadangan yang kuat, perusahaan terjebak dalam posisi sulit yaitu membayar tebusan tanpa jaminan data kembali, atau menolak membayar dengan risiko kehilangan data permanen.

"Gangguan operasional, rusaknya reputasi, hingga kerugian finansial yang masif menjadi dampak nyata yang bisa melumpuhkan bisnis dalam waktu singkat," ucapnya.

Untuk menghadapi kecanggihan ransomware, para ahli merekomendasikan strategi perlindungan data yang ketat.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|