jpnn.com - SLEMAN - PSS Sleman mendatangkan pemain muda Markus Otto Alberti Madjar (21).
Pelatih Pieter Huistra mengaku tertarik karena melihat satu kualitas yang tak selalu dimiliki pemain seusianya.
Markus Madjar direkrut PSS dari Persipura untuk menambah opsi di lini tengah. Namanya mungkin belum sebesar sejumlah pemain lain di kompetisi kasta tertinggi, tetapi Huistra melihat sesuatu yang berbeda dari gelandang kelahiran Jayapura tersebut.
Bagi pelatih asal Belanda itu, Markus bukan pemain yang harus langsung dipaksa menjadi bintang. Dia dipandang sebagai aset yang masih bisa dibentuk dan dikembangkan untuk kebutuhan Super Elang Jawa dalam jangka panjang.
Huistra menyadari Markus membutuhkan waktu untuk beradaptasi. Pemain muda tersebut harus memahami filosofi permainan PSS sekaligus beradaptasi dengan tuntutan kompetisi level tertinggi.
"Tentu saja, ia harus terlebih dahulu membiasakan diri dengan gaya permainan kami. Ia harus belajar dengan cepat. Dialah pemain yang kami rekrut demi masa depan tim," kata Huistra.
Namun, ada satu hal yang membuat Markus semakin menarik di mata Huistra. Markus dinilai mampu menjaga permainannya tetap sederhana tanpa kehilangan efektivitas.
Dia tidak memaksakan aksi individu, tidak melakukan gerakan yang tidak diperlukan, dan mampu mengambil keputusan sesuai situasi di lapangan.

5 hours ago
1





















































