jpnn.com, JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah tidak akan menutup mata terhadap keluhan masyarakat terkait akurasi data desil dari Badan Pusat Statistik (BPS).
Purbaya menyoroti langsung ketidaksesuaian pendataan tersebut seusai menemukan data klasifikasi ekonomi keluarganya sendiri yang dinilai tidak akurat.
"Apalagi katanya anak saya di desil 7, yang itu ternyata 10," ujar Purbaya di Sunter, Jakarta Utara, Selasa (8/9).
Purbaya menjelaskan pendataan tingkat perekonomian masyarakat atau desil yang ada saat ini masih bersifat belum final.
Dia menegaskan pemerintah berencana melakukan pengujian sampel di lapangan setelah ada perbaikan data resmi dari BPS.
Uji sampel tersebut dilakukan untuk memastikan tingkat keakuratan data desil sebelum resmi diimplementasikan dalam kebijakan publik.
"Saya akan diskusi lagi dengan BPS, bagaimana vara memperbaikinya," katanya lagi.
Purbaya mengakui masih banyak temuan data yang meleset dari kondisi sebenarnya di lapangan saat proses pemetaan awal.

1 hour ago
1





















































