Pupuk Hayati Dinosaurus Hadirkan Terobosan Pembenah Tanah Berbasis Bioteknologi

2 hours ago 2

Pupuk Hayati Dinosaurus Hadirkan Terobosan Pembenah Tanah Berbasis Bioteknologi

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Pupuk Hayati Dinosaurus memperkenalkan inovasi berbasis bio-teknologi sebagai solusi permasalahan degradasi tanah pertanian di Indonesia. Foto: source for JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Pupuk Hayati Dinosaurus memperkenalkan inovasi berbasis bio-teknologi sebagai solusi permasalahan degradasi tanah pertanian di Indonesia dalam ajang Inagritech 2026.

Produk milik PT Pramudita Darya Parma itu diklaim mampu memulihkan kondisi tanah pertanian yang saat ini terus mengalami penurunan atau degradasi.

Berdasarkan data yang dikeluarkan, luas lahan terdegradasi mencapai lebih dari 40 juta hektar di Indonesia yang saat ini mengalami degradasi.

Kondisi tersebut membuat tanah rusak, sehingga petani kesulitan untuk menghasilkan panen yang stabil.

Founder Pupuk Dinosaurus, Freddy Wijaya mengungkapkan tanah boleh saja mengandung nutrisi makro tinggi, tetapi tidak adanya mikroba dan rusaknya ekosistem tanah akibat residu kimia yang berlebihan membuat tanaman semakin menurun produktivitasnya.

"Untuk mengembalikan kesehatan tanah dibutuhkan peran Bio-Teknologi. Dari 18 mikroba yang terkandung dalam Pupuk Hayati Dinosaurus, terdapat berbagai jenis yang bertugas sebagai pemecah unsur hara dalam tanah, penambat nitrogen, penghasil enzim pertumbuhan, dan penghalau patogen penyebab penyakit," ungkap Freddy.

Dia menambahkan ada beberapa kelebihan saat menggunakan pupuk tersebut.

Menurut dia, hanya hanya dapat memulihkan kondisi kesehatan tanah, tetapi juga menekan biaya produksi di lapangan, serta meningkatkan hasil panen hingga 30%.

Pupuk Hayati Dinosaurus memperkenalkan inovasi berbasis bio-teknologi sebagai solusi permasalahan degradasi tanah pertanian di Indonesia.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|