jpnn.com - Manajemen PSIM Yogyakarta memastikan tidak ada perlakuan berbeda antara pemain lokal dan pemain asing yang menjadi bagian skuad musim 2026/27.
Seluruh pemain diposisikan sama sebagai pesepak bola profesional.
Manajer PSIM Yogyakarta M. Iksan Mahar menegaskan pihaknya tidak ingin menciptakan sekat di dalam skuad. Menurutnya, status kewarganegaraan tidak boleh menjadi pembeda dalam urusan fasilitas maupun apresiasi dari klub.
"Saya memandang mereka sebagai profesional. Jadi pemain lokal dan asing tidak ada yang kami beda-bedakan," kata Iksan saat dihubungi melalui telepon.
Iksan menyebut kesetaraan itu diterapkan mulai dari gaji, bonus hingga fasilitas yang diberikan klub. Semua pemain memiliki hak yang sama sesuai dengan kebijakan manajemen.
"Gaji sama-sama dapat gaji, bonus pun mereka akan dapat bonus juga, begitupun fasilitas lainnya juga sama-sama kita berikan," jelasnya.
Bagi manajemen PSIM, membangun tim bukan hanya soal mendatangkan pemain berkualitas. Kekompakan di luar lapangan juga dianggap menjadi modal penting sebelum para pemain bertarung memperebutkan posisi utama.
Oleh karena itu, manajemen berupaya memastikan kebutuhan pemain terpenuhi tanpa melihat apakah mereka berasal dari Indonesia atau merupakan pemain asing.

1 hour ago
2







































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489203/original/035305400_1769830456-psis_3.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5565231/original/003227000_1777015754-persis_2.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5566701/original/033588200_1777217674-Gemini_Generated_Image_97tk4b97tk4b97tk.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348759/original/096928400_1757873841-idzs.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5554135/original/007412000_1776060694-persipal_kenzo.jpg)
