jpnn.com, JAKARTA - PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PNM Peduli menggelar pelatihan ecoprint bagi 50 penyandang disabilitas di Kabupaten Bekasi.
Program ini tidak sekadar mengajarkan teknik membuat motif pada kain menggunakan dedaunan dan bunga.
Lebih dari itu, pelatihan dirancang untuk membuka peluang ekonomi baru melalui produk kreatif yang memiliki nilai jual sekaligus mendukung tren fesyen berkelanjutan yang semakin berkembang di Indonesia.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi, anggota DPRD Kabupaten Bekasi, serta sejumlah perangkat daerah lainnya.
Kolaborasi lintas pemangku kepentingan ini menunjukkan pemberdayaan penyandang disabilitas membutuhkan dukungan bersama agar semakin banyak masyarakat yang memperoleh kesempatan untuk mandiri secara ekonomi.
Direktur Utama PNM Kindaris mengatakan pemberdayaan akan memiliki dampak yang lebih besar ketika masyarakat dibekali keterampilan yang dapat langsung diterapkan menjadi peluang usaha.
"Kami ingin pelatihan ini menjadi titik awal lahirnya karya-karya yang tidak hanya bernilai seni, tetapi juga memiliki nilai ekonomi. Ketika peserta memiliki keterampilan dan kepercayaan diri, mereka akan lebih siap membangun usaha secara mandiri dan berkelanjutan," ujarnya.
Menurut Kindaris, pelatihan ecoprint juga menjadi sarana membangun rasa percaya diri para peserta.

1 hour ago
2


































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5310367/original/071942200_1754711095-Justin_Hubner.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5545933/original/045717500_1775222563-IMG_2161.jpeg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5046704/original/088175000_1733934093-Dony_Tri_Pamungkas_Cover.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5193024/original/060543500_1745211082-dean_fc.jpg)










