jpnn.com, JAKARTA - Perdana Menteri (PM) Jepang Sanae Takaichi menyampaikan komitmen penguatan kemitraan antara Jepang dan Indonesia.
Hal itu dikatakan usai usai melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo Subianto, di Istana Akasaka, Tokyo, pada Selasa (31/3).
PM Takaichi menekankan bahwa dalam situasi internasional yang semakin menantang, kemitraan dengan Indonesia menjadi makin strategis, khususnya dalam mewujudkan kawasan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.
“Ini sangat baik bahwa diskusi intensif diadakan dengan Presiden Prabowo yang mencakup berbagai bidang dan konfirmasi dibuat tentang hubungan kerja sama untuk membuat kawasan ini lebih kuat dan lebih makmur,” ucap Takaichi dikutip dari rilis resmi Istana.
Di bidang ekonomi, PM Takaichi menyampaikan, kedua negara sepakat untuk memperkuat kerja sama konkret, termasuk dukungan terhadap pengembangan industri Indonesia serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
“Dukungan berkelanjutan untuk pengembangan industri Indonesia dan kerja sama dalam pengembangan sumber daya manusia termasuk sektor AI,” kata dia.
Selain itu, kerja sama juga diperluas pada sektor maritim dan penanggulangan bencana, mengingat kedua negara merupakan negara maritim yang rentan terhadap bencana alam.
"Sebagai dua negara maritim yang rentan terhadap bencana alam, pandangan disepakati tentang kerja sama maritim termasuk promosi industri perikanan dan penguatan kerja sama dalam manajemen risiko bencana, termasuk langkah-langkah pengendalian banjir," tuturnya.

6 hours ago
5





















































