Piala Dunia 2026: Mengapa Ancelotti Menyebut Kegagalan Brasil Sebagai Pengalaman Indah?

3 weeks ago 30

 Mengapa Ancelotti Menyebut Kegagalan Brasil Sebagai Pengalaman Indah?

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Brasil gugur di 16 besar Piala Dunia 2026. Foto: REUTERS/Mike Segar.

jpnn.com - Norwegia mengakhiri langkah Brasil di Piala Dunia 2026. Namun, di tengah kekecewaan itu, Carlo Ancelotti justru menyebut perjalanan Tim Samba sebagai pengalaman yang indah.

Harapan Brasil untuk mengakhiri penantian panjang menjadi juara dunia kembali pupus.

Kekalahan di babak 16 besar membuat juara dunia lima kali itu harus pulang lebih cepat dan memperpanjang puasa gelar yang sudah berlangsung sejak 2002.

Meski gagal memenuhi ekspektasi, Ancelotti tidak ingin menjadikan hasil tersebut sebagai alasan untuk meratapi keadaan.

Pelatih asal Italia itu menilai setiap perjalanan selalu menghadirkan pelajaran, termasuk ketika harus berakhir dengan kekalahan.

"Dalam sepak bola, hasil seperti ini memang harus diterima. Kekalahan adalah bagian dari olahraga dan saya sudah berkali-kali mengalaminya sepanjang karier."

"Dari sisi hasil tentu kami kecewa. Namun, saya tetap menganggap perjalanan bersama tim ini sebagai sesuatu yang sangat indah," ucapnya.

Bagi eks pelatih AC Milan itu, nilai terbesar selama berada di Piala Dunia bukan hanya soal hasil pertandingan.

Brasil tersingkir dari Piala Dunia 2026 setelah kalah dari Norwegia. Namun, Carlo Ancelotti justru menyebut perjalanan Selecao sebagai pengalaman indah.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|