jpnn.com, JAKARTA - Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun mengungkapkan alasan kembali menaikkan harga tiga jenis BBM non-subsidi.
Roberth menjelaskan penyesuaian harga BBM non-subsidi bagian dari mekanisme pasar yang mengikuti perkembangan harga global.
Penyesuaian dilakukan sebagai bagian dari evaluasi berkala yang mengacu pada mekanisme keekonomian.
Hal itu didasari pertimbangan dinamika harga minyak mentah dunia, produk olahan di pasar internasional, serta fluktuasi nilai tukar rupiah.
“Produk non subsidi pada prinsipnya mengikuti harga keekonomian dan mengacu pada ketentuan dan peraturan yang berlaku," kata Roberth dalam keterangan tertulis, Senin (4/5).
Roberth memaparkan dalam implementasinya, Pertamina menekankan berbagai faktor lain, termasuk kondisi sosial ekonomi.
Dia menekankan pihaknya tidak hanya mempertimbangkan aspek bisnis semata, tetapi juga memperhatikan daya beli pelanggan golongan pengguna BBM non-Subsidi.
Roberth menyatakan pihaknya tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian agar kebijakan harga tetap terukur dan selaras dengan kondisi masyarakat.

4 hours ago
2



















































