Persis Solo Tancap Gas Membentuk Kerangka Skuad

4 hours ago 5

Persis Solo Tancap Gas Membentuk Kerangka Skuad

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Fan Persis Solo menyaksikan timnya main di Stadion Manahan. Foto: persis

jpnn.com - SURAKARTA - Degradasi tak membuat Persis Solo larut dalam keterpurukan. Baru saja dipastikan turun kasta dari Super League 2025/2026, manajemen Laskar Sambernyawa langsung bergerak cepat menyiapkan fondasi baru demi bangkit pada musim depan.

Direktur PT Persis Solo Saestu Ginda Ferachtriawan menegaskan pihaknya tidak ingin membuang waktu meratapi kegagalan. Evaluasi besar-besaran hingga penyusunan kerangka tim langsung disiapkan demi menyambut kompetisi Championship 2026/2027.

"Kami berbenah, memperbaiki fondasi yang retak, dan bekerja dua kali lebih keras. Setelah kompetisi usai, kami tidak akan mengambil jeda panjang dan langsung mempersiapkan diri untuk melakukan restrukturisasi pada semua lini," ujar Ginda.

Dia juga memastikan dirinya siap bertanggung jawab atas kegagalan Persis bertahan di kasta tertinggi. Seluruh dinamika dan persoalan internal klub bakal segera dilaporkan kepada para pemilik klub, termasuk evaluasi menyeluruh terhadap performa tim sepanjang musim.

"Saya akan bertanggung jawab dan melaporkan segala dinamika yang terjadi kepada para owner dan kami berjanji, kami tidak akan membiarkan pengorbanan dan air mata kalian sia-sia," katanya.

Tak hanya soal pembenahan manajemen, Persis juga langsung menaruh perhatian pada pembentukan skuad baru. Evaluasi terhadap tim pelatih, ofisial, hingga staf menjadi agenda utama agar klub bisa segera menyusun kerangka tim mulai Juni mendatang.

"Kami juga sekaligus melakukan evaluasi menyeluruh pada jajaran staf kepelatihan, official, dan staf agar bisa segera merancang kerangka tim mulai Juni mendatang," ujarnya. (dkk/jpnn)

Persis Solo bergerak cepat melakukan evaluasi seusai terdegradasi. Laskar Sambernyawa juga akan segera menyusun kerangka tim.


Redaktur : Mufthia Ridwan
Reporter : Muhammad Amjad

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|