jpnn.com - BALIKPAPAN - TNI mengerahkan ratusan personel memperkuat pencegahan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Timur. Ratusan personel TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tiba di Base Ops Lanud Dhomber, Balikpapan, Kaltim, untuk memperkuat pengamanan di sejumlah wilayah rawan bencana tersebut.
Rombongan yang terdiri dari Tim Penyuluhan Karhutla dan Tim Alpha Karhutla tersebut mendarat menggunakan pesawat C-130H Hercules milik TNI Angkatan Udara. Dari Base Ops Lanud Dhomber, seluruh personel langsung bergerak menuju lokasi penugasan masing-masing.
“Kami ingin pencegahan dilakukan sejak awal. Personel yang datang tidak hanya memberikan penyuluhan, tetapi juga membangun kesadaran dan mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan agar karhutla tidak terjadi," kata Kepala Staf Kodam (Kasdam) VI/Mulawarman Brigjen TNI Andy Setyawan seusai menyambut pasukan tersebut di Balikpapan, Sabtu (29/8).
Selain Kasdam, turut menyambut kedatangan tim ialah Komandan Lanud Dhomber Kolonel Pnb I Gusti Ngurah Sorga Laksana, Komandan Kodim 0905/Balikpapan Kolonel Inf Denny Salurerung, dan Komandan Lanal Balikpapan Kolonel Laut (P) Rudhiro Pratomo.
Tim Penyuluhan Karhutla ditempatkan di Asrama Haji Balikpapan, sedangkan Tim Alpha Karhutla menuju Barak Dodikjur VI/Mulawarman untuk persiapan operasi lapangan.
Secara keseluruhan, TNI mengerahkan 583 personel penyuluh yang terdiri atas 50 perwira tinggi dan 533 perwira menengah dari matra Darat, Laut, Udara, serta Markas Besar TNI.
Menurut Andy, penanganan karhutla tidak cukup mengandalkan tindakan pemadaman saat kebakaran sudah terjadi. Pencegahan, edukasi, dan keterlibatan masyarakat menjadi kunci utama dalam menghadapi potensi bencana selama periode musim kemarau.
"Pencegahan harus dilakukan bersama. Edukasi, kesadaran, dan kepedulian masyarakat adalah fondasi utama agar karhutla bisa ditekan sejak dini," ujarnya.

1 hour ago
3




















































