jpnn.com, JAKARTA - Kasus diabetes di Indonesia terus meningkat dan menjadi salah satu tantangan kesehatan terbesar saat ini.
Para pakar menilai, pengelolaan diabetes tidak lagi cukup hanya berfokus pada penurunan kadar gula darah, tetapi harus mencakup perlindungan jantung, ginjal, berat badan, dan kesehatan metabolik secara menyeluruh.
Pesan itu mengemuka dalam rangkaian FEN XIV & PIT PERKENI 2026 yang juga menjadi momentum peluncuran nasional ENVLO® atau Enavogliflozin 0,3 mg oleh PT Daewoong Pharmaceutical Indonesia.
ENVLO® merupakan obat antidiabetes dari kelas SGLT2 inhibitor yang bekerja membantu tubuh membuang kelebihan gula melalui urine.
Presiden Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI) Prof. Dr. dr. Em Yunir, SpPD-KEMD mengatakan diabetes masih menjadi tantangan besar bagi Indonesia karena jumlah pasien terus meningkat, sementara banyak kasus belum terdiagnosis.
“Diabetes masih menjadi salah satu tantangan kesehatan terbesar di Indonesia. Jumlah pasien terus meningkat dan banyak kasus yang belum terdiagnosis, sehingga berisiko mengalami komplikasi sebelum mendapatkan penanganan yang optimal,” kata Prof. Em Yunir dalam konferensi pers peluncuran nasional ENVLO®, Sabtu (27/6).
Berdasarkan data International Diabetes Federation 2024, Indonesia mencatat sekitar 20,4 juta orang dewasa dengan diabetes.
Dari jumlah tersebut, sekitar 15 juta orang diperkirakan belum terdiagnosis.

3 hours ago
1





































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364450/original/049240400_1759113678-allano.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518117/original/054027000_1772464500-rivera.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518312/original/099191500_1772505014-persebaya.jpg)






:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5349826/original/076247900_1757933049-persija_lesu-2.jpg)

