jpnn.com, PALEMBANG - Pemerintah terus mempercepat pengembangan program Sekolah Rakyat sebagai upaya memperluas akses pendidikan sekaligus memutus rantai kemiskinan.
Menteri Sosial RI Syaifullah Yusuf menegaskan, setiap kabupaten dan kota di Indonesia ditargetkan memiliki sedikitnya satu gedung Sekolah Rakyat permanen yang mampu menampung sekitar 1.000 peserta didik.
Hal itu disampaikan Syaifullah Yusuf saat meninjau kegiatan belajar mengajar di Sekolah Rakyat Budi Perkasa Palembang (SRMA 7), Minggu (28/6/2026).
Menurutnya, program yang menjadi salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut dirancang agar anak-anak dari keluarga kurang mampu memperoleh kesempatan pendidikan yang sama.
"Presiden Prabowo ingin seluruh anak Indonesia memiliki akses pendidikan yang setara, tanpa terkendala kondisi ekonomi keluarganya," ujar pria yang akrab dipanggil Gus Ipul.
Dia menekankan keberhasilan progam Sekolah Rakyat bergantung pada akurasi data penerima manfaat.
Oleh karena itu, seluruh proses pendataan harus dilakukan secara jujur agar bantuan benar-benar diterima keluarga yang berhak.
Saat ini, Sekolah Rakyat telah beroperasi di 115 titik di berbagai daerah dengan memanfaatkan aset pemerintah sebagai lokasi sementara.

2 hours ago
2





































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364450/original/049240400_1759113678-allano.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518117/original/054027000_1772464500-rivera.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518312/original/099191500_1772505014-persebaya.jpg)






:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5349826/original/076247900_1757933049-persija_lesu-2.jpg)

