jpnn.com, JAKARTA - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang mengatakan akan melakukan refocusing penerima Makan Bergizi Gratis (MBG).
Hal itu diungkapkan Nanik seusai dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN, di Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Senin (8/6).
Dia menyebutkan sekolah yang tergolong atas atau kaya siswanya tidak perlu menerima MBG.
“Refocusing ini maksudnya adalah apakah perlu? Rasanya tidak perlu, ya, kalau misalnya sekolah-sekolah kaya. Kan, ini pasti di rumah gizinya juga lebih bagus,” kata Nanik kepada wartawan.
BGN bakal memprioritaskan sekolah yang tergolong menengah ke bawah dengan siswa yang lebih membutuhkan MBG.
“Nanti benar-benar pada anak-anak atau penerima manfaat yang benar-benar membutuhkan intervensi gizi,” kata dia.
Nanik menyebutkan saat ini terdapat sebanyak 63 juta penerima MBG di seluruh Indonesia.
Dari jumlah tersebut bakal dievaluasi.

2 hours ago
2
















































.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495504/original/079773400_1770373061-Ze_Valente.jpg)

