jpnn.com, JAKARTA - Gelombang kendaraan elektrifikasi di Indonesia terus berkembang. Setelah mobil listrik murni dan hybrid mulai akrab di jalanan, kini muncul teknologi baru yang disebut Range Extended Electric Vehicle (REEV).
Teknologi tersrbut mulai diperkenalkan ke pasar nasional lewat kehadiran SUV Deepal S05 REEV dari Changan.
Bagi sebagian orang, istilah REEV mungkin masih terdengar asing. Padahal, konsepnya dianggap cukup menarik, karena menawarkan sensasi berkendara mobil listrik tanpa terlalu bergantung pada stasiun pengisian daya.
CEO Changan Indonesia, Setiawan Surya, mengatakan teknologi REEV dirancang untuk menghadirkan pengalaman berkendara listrik yang lebih realistis untuk kebutuhan harian maupun perjalanan jarak jauh.
Menurut dia, motor listrik tetap menjadi penggerak utama kendaraan sehingga karakter berkendaranya tetap halus, senyap, dan responsif seperti mobil listrik murni.
Bedanya, ada mesin bensin yang berfungsi sebagai generator untuk memasok energi ke baterai saat dibutuhkan.
“Pendekatan ini memberikan fleksibilitas lebih bagi pengguna, karena menghadirkan kenyamanan khas kendaraan listrik tanpa mengorbankan rasa aman dalam menempuh perjalanan lebih jauh,” ujar Setiawan dalam keterangannya, Senin (25/5).
Di tengah maraknya kendaraan elektrifikasi, REEV memang hadir di antara beberapa teknologi lain yang lebih dulu dikenal, yakni BEV, HEV, dan PHEV.

3 hours ago
5













































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485697/original/029038600_1769524103-9.jpg)






