Love Scamming Marak, Komnas Perempuan, Psikolog, Polri Ingatkan Bahaya Relasi Toxic Online

15 hours ago 1

Love Scamming Marak, Komnas Perempuan, Psikolog, Polri Ingatkan Bahaya Relasi Toxic Online

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Perwakilan Komnas Perempuan Robi Kurniawan dan Psikolog Dra. A. Kasandra Putranto menjadi narsum dalam Dialog Publik tentang Love Scamming di Jakarta, Selasa (4/8). Foto source for JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Kejahatan love scamming berbasis digital kini menjadi ancaman serius yang angkanya terus meroket.

Komnas Perempuan bahkan mencatat jumlah pelapor korban kekerasan berbasis gender online, termasuk love scamming, sudah menyamai kasus kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT.

Perwakilan Komnas Perempuan Robi Kurniawan mengungkapkan, tren ini terus meningkat setiap tahun dan patut diwaspadai. 

"Jumlahnya terus meningkat dari tahun ke tahun," terang Robi dalam Dialog Publik tentang Love Scamming di Jakarta, Selasa (4/8).

Menurutnya, salah satu pola yang paling sering ditemukan dalam kasus love scamming adalah adanya relasi personal yang dibangun pelaku dengan korban.

Pelaku umumnya bukanlah orang asing sepenuhnya, melainkan sosok yang sudah dikenal dekat seperti pacar, mantan pacar, hingga mantan suami atau istri.

Fakta mengejutkan lainnya diungkap Psikolog Dra. A. Kasandra Putranto. Ia menegaskan bahwa korban love scamming tidak mengenal profil tertentu karena siapa pun bisa menjadi sasaran, baik tua maupun muda, yang sudah memiliki pasangan maupun yang masih lajang, bahkan mereka yang terpelajar dan mapan secara ekonomi.

"Mereka itu orang-orang yang 'bucin', haus kasih sayang. Kondisi haus akan kasih sayang dan perhatian inilah yang dimanfaatkan pelaku untuk melakukan manipulasi hingga menguras harta korban," jelas Kasandra. 

Love Scamming makin marak, Komnas Perempuan, psikolog, Polri' ingatkan bahaya relasi toxic online

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|