jpnn.com, JAKARTA - Nilai tukar rupiah pada puku 11.50 WIB kembali melemah, USD mencapai Rp 17.493,45.
Pada Selasa pagi rupiah bergerak melemah 69 poin atau 0,40 persen menjadi Rp 17.483 USD dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp 17.414 per USD.
Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah melemah karena harapan damai AS-Iran sedang meredup.
"Rupiah diperkirakan akan masih berpotensi melemah terhadap dolar AS di tengah meredupnya harapan damai AS-Iran serta harga minyak mentah dunia yang masih tinggi," kata Lukman di Jakarta, Selasa.
Mengutip Xinhua, Iran mengajukan draf proposal kepada AS untuk menghentikan konflik di semua lini, jaminan tak ada lagi agresi terhadap Iran, dan pencabutan sanksi AS serta blokade angkatan laut.
Proposal itu juga menuntut jangka waktu 30 hari untuk mencabut sanksi AS terhadap penjualan minyak Iran, dan pelepasan aset Iran yang dibekukan.
Sebelumnya, Iran menolak usulan perdamaian yang diajukan AS karena hal tersebut "berarti menerima tuntutan yang berlebihan" dari Washington, sebagaimana dilaporkan Sputnik.
Presiden AS Donald Trump menuturkan tanggapan Iran terhadap proposal AS untuk mengakhiri konflik sangat tak bisa diterima.

5 hours ago
7





















































