Kunjungi Cilegon, Komut Pertamina Sebut FT Tanjung Gerem Benteng Energi Jawa-Sumatra

1 week ago 3

Kunjungi Cilegon, Komut Pertamina Sebut FT Tanjung Gerem Benteng Energi Jawa-Sumatra

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan melakukan kunjungan kerja (Management Walkthrough) ke Fuel Terminal (FT) Tanjung Gerem, Cilegon, Banten, Selasa (28/7/2026). Kunjungan strategis ini dilakukan untuk memastikan keandalan sistem distribusi energi nasional di gerbang Pulau Jawa dan Sumatra. Foto: source for jpnn

jpnn.com, CILEGON - Komisaris Utama Pertamina Mochamad Iriawan menegaskan Fuel Terminal (FT) Tanjung Gerem merupakan benteng pertahanan energi nasional.

Hal tersebut disampaikannya saat meninjau langsung kesiapan fasilitas distribusi BBM di Cilegon, Banten, pada Selasa (29/7/2026).

Pria yang akrab disapa Iwan Bule tersebut memanfaatkan momentum ini untuk memompa semangat para Perwira Pertamina agar tetap menjaga loyalitas dan dedikasi tinggi dalam menyediakan pasokan BBM secara berkesinambungan.

Dalam arahannya, Iriawan menegaskan bahwa FT Tanjung Gerem memiliki peran vital sebagai urat nadi pertahanan energi nasional. Berdiri tepat di tepi Selat Sunda, fasilitas penimbunan ini bertanggung jawab besar dalam menjaga stabilitas pasokan di kawasan perbatasan antarpulau.

"Hari ini saya hadir di sini bukan hanya untuk melihat deretan tangki dan lalu lalang mobil tangki, melainkan untuk memastikan bahwa denyut jantung distribusi energi nasional di gerbang Jawa-Sumatra ini tetap berdetak kencang dan sehat," ujar Mochamad Iriawan di hadapan manajemen dan perwira Pertamina setempat.

Ia mengatakan, keberadaan FT Tanjung Gerem sangat strategis karena berada di lintasan ALKI I dengan kapasitas timbun menembus lebih dari 130.000 kiloliter. Modernisasi infrastruktur juga terus ditunjukkan lewat penerapan New Gantry System (NGS) serta keandalan dermaga yang mampu disandari kapal berkapasitas hingga 43.000 DWT.

Kendati memiliki keunggulan fasilitas dan posisi emas, Iriawan mengingatkan agar seluruh perwira tidak terlena. Menurutnya, kapasitas besar dan teknologi canggih tidak ada artinya tanpa kehati-hatian serta integritas dari sumber daya manusia yang mengoperasikannya sehari-hari.

Terkait aspek operasional dan keselamatan kerja (HSSE), ia menekankan pentingnya disiplin penuh terhadap prosedur pencegahan tumpahan minyak (oil spill) di kawasan pesisir Cilegon. Ia meminta simulasi tanggap darurat tidak sekadar menjadi formalitas laporan di atas kertas, tetapi benar-benar dijiwai sebagai refleks dasar operasional para pekerja.

Komisaris Utama Pertamina Mochamad Iriawan meninjau FT Tanjung Gerem guna memastikan denyut jantung distribusi energi nasional tetap berjalan optimal.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|