jpnn.com, JAKARTA - Rais Aam Syuriah PBNU ke-10 KH Ma’ruf Amin mengingatkan umat Muslim bahwa upaya-upaya untuk membuat menyimpang dari jalan Allah SWT tak pernah berhenti.
Menurutnya, upaya penyimpangan hampir berhasil dilakukan terhadap Nabi Muhammad SAW oleh kaum kafir Quraisy.
Wakil Presiden RI ke-13 ini menyampaikan hal tersebut saat memberikan tausiah pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Zawiyah Ar Raudhah, Jakarta, Selasa (25/8) malam.
Di tengah ribuan umat Muslim yang hadir, cicit Syekh Nawawi Banten ini menyampaikan para ulama menyebut kehidupan di dunia sebagai dunia sebagai mamarran imtihaniyah, tempat lewat yang penuh ujian.
“Banyak ujian yang kalau kita tidak dibimbing, tidak mendapat inayah rabbaniyah himayah rabbaniyah, boleh jadi kita mengalami proses penyimpangan dari jalan Allah SWT,” ujar Ma'ruf.
Shahibul I'anah (pengarang kitab I'anah al-Thalibin, Sayyid Abu Bakar Muhammad Syatha al-Dimyathi al-Bakri), lanjut KH Ma’ruf, pernah menyatakan bahwa di eranya sudah banyak fitnah dan penduduknya meninggalkan kebenaran.
“Kecuali orang yang dikehendaki oleh Allah SWT dan mereka itu sedikit, kata Shahibul I'anah. Jadi yang masih fi sabilillah, di jalan Allah SWT itu tinggal sedikit, karena banyak yang sudah terpengaruh, terbawa oleh bujukan rayuan upaya untuk menyimpangkan kita,” kata KH Ma’ruf.
Menurutnya, upaya-upaya untuk manusia menyimpang dari jalan Allah SWT itu tidak pernah berhenti.Pada 100 tahun yang lalu saja, ujarnya, shahibul I’anah sudah menyatakan hal tersebut.

3 hours ago
2














































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5565946/original/060695200_1777098813-lemos.jpg)






