jpnn.com, KOTA TANGERANG - Tim KATAMATAKU Universitas Indonesia (UI) menggelar kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk "Intervensi Berbasis Komunitas untuk Deteksi Dini Stunting dan Peningkatan Kesehatan Balita melalui Penguatan Kader Posyandu di Sitanala Tangerang".
Kegiatan yang berlangsung di Posyandu Kuntum Mekar, Kelurahan Karangsari, Kota Tangerang itu didukung penuh oleh Hibah Pengabdian Masyarakat Dosen Universitas Indonesia 2026.
Kawasan Sitanala dipilih karena rekam jejaknya sebagai daerah endemis kusta yang sebelumnya menjadi wilayah binaan KATAMATAKU UI.
Memanfaatkan fondasi hubungan komunitas yang telah terbangun, program kali ini meluas untuk menangani isu kesehatan prioritas nasional, yaitu penanggulangan stunting.
Pada skrining kesehatan tahun 2024 terhadap 124 balita, ditemukan 31 balita (25 persen) mengalami stunting, sedikit lebih tinggi dibandingkan prevalensi di Provinsi Banten.
Hasil tersebut menunjukkan bahwa stunting masih menjadi masalah kesehatan yang memerlukan intervensi berkelanjutan di wilayah tersebut.
Ketua Tim KATAMATAKU UI Yunia Irawati mengatakan pengabdian masyarakat ini merupakan bentuk sinergi strategis antara mereka, Puskesmas Neglasari, Pemerintah Kecamatan Neglasari, serta berbagai mitra lokal.
“Tujuannya untuk meningkatkan akses layanan kesehatan, memberikan edukasi gizi, serta memperkuat kapasitas tenaga medis dan kader kesehatan daerah dalam memerangi stunting”, ujar dia.

5 hours ago
5





















































