TNI AL Gagalkan Penyelundupan 3 Ton Sianida, Diduga Untuk Tambang Ilegal

5 hours ago 2

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 3 Ton Sianida, Diduga Untuk Tambang Ilegal

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Barang bukti sianida yang diamankan Lanal Gorontalo dari penangkapan penyeduhan sianida perairan Gorontalo Utara, Selasa (22/9/2026). (ANTARA/Faradila Alim)

jpnn.com, GORONTALO - Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Gorontalo menduga tiga ton sianida asal Filipina yang digagalkan masuk melalui perairan Gorontalo Utara ditujukan untuk memasok aktivitas pertambangan emas ilegal di wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Sulawesi Tengah.

Komandan Lanal Gorontalo Letkol Marinir Andi Arif Mangkubumi mengatakan dugaan tersebut berdasarkan pola penyelundupan sianida yang sebelumnya ditemukan di wilayah Gorontalo serta karakteristik penggunaannya dalam aktivitas pertambangan emas ilegal.

"Dugaan sementara sianida ini akan ditujukan ke tambang ilegal atau peti di wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo dan Sulawesi Tengah," kata Andi dalam konferensi pers di Gorontalo, Selasa.

Dia mengatakan berdasarkan pola penyelundupan sebelumnya di Gorontalo, sianida dengan merek yang sama diketahui hampir seluruhnya digunakan untuk aktivitas tambang emas ilegal.

"Pola penyelundupan sebelumnya yang di Gorontalo merek ini berada di 99 persen digunakan untuk tambang emas yang tentunya tadi sudah disampaikan yang ilegal ini sangat sangat digunakan dan sangat bermanfaat untuk proses itu di dalam melaksanakan aktivitasnya," ujarnya.

Menurut Andi, dugaan penggunaan tersebut berkaitan dengan motif ekonomi karena peredaran sianida untuk aktivitas tambang ilegal dapat memberikan keuntungan bagi pihak-pihak yang terlibat.

Dia mengatakan aparat akan menelusuri jaringan penyelundupan tersebut secara berkelanjutan untuk mengungkap pihak yang berada di balik pengiriman bahan berbahaya tersebut.

Sementara itu, Direktur Polisi Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Gorontalo Kombes Devy Firmansyah mengatakan kelangkaan sianida saat ini turut mendorong tingginya nilai jual bahan tersebut.

Lanal Gorontalo menggagalkan upaya penyelundupan 3 ton sianida asal Filipina yang diduga hendak dipakai untuk aktivitas tambang ilegal.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|