jpnn.com, JAKARTA - PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) memperkuat perannya sebagai perusahaan penjaminan melalui kerja sama strategis dengan PT Bank Negara Indonesia (BNI).
Kedua perusahaan menandatangani Perjanjian Kerja Sama Penjaminan Bank Garansi dan/atau Standby Letter of Credit Maksimum Rp 5 triliun.
Penandatanganan perjanjian dilakukan oleh Kepala Divisi Hubungan Kelembagaan I Jamkrindo Aribowo dan Kepala Divisi International and Financial Institution BNI Roekma Hari Adji, serta disaksikan oleh Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan dan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Jamkrindo Abdul Bari.
Abdul Bari mengatakan, kerja sama yang dilakukan merupakan sebuah langkah strategis perusahaan untuk memperluas hubungan berkesinambungan.
“Kami berharap kerja sama ini dapat menjadi langkah awal menuju kolaborasi yang lebih besar, lebih inovatif, dan berdampak nyata bagi ekosistem bisnis di Indonesia. Sinergi dengan BNI akan memperkuat peran Jamkrindo dalam mendukung UMKM, korporasi, maupun sektor lain yang membutuhkan fasilitas penjaminan,” ujar Abdul Bari.
Dia mengungkapkan kerja sama yang dilakukan dengan BNI merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan porsi penjaminan kredit non program atau penugasan.
Sebagai perusahaan penjaminan terbesar di Indonesia, Jamkrindo akan terus melakukan transformasi fundamental sehingga dapat menghadirkan layanan penjaminan inovatif, kompetitif dengan pelayanan profesional, efektif serta efisien secara berkelanjutan.
“Kami senantiasa terbuka untuk melakukan kolaborasi dan elaborasi dalam membuka dan memperdalam instrumen penjaminan baru yang relevan dengan kebutuhan pasar saat ini,” terangnya.