Iran Ajukan Syarat ke AS Soal Pembukaan Kembali Selat Hormuz

4 hours ago 3

Iran Ajukan Syarat ke AS Soal Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi Selat Hormuz. ANTARA/Anadolu/py.

jpnn.com - MOSKOW - Iran melalui mediator mengajukan beberapa persyaratan kepada Amerika Serikat untuk pembukaan kembali Selat Hormuz. Menurut Sekretaris Dewan Keamanan Iran Mohsen Rezaei, Selasa (11/8), beberapa syarat yang diajukan untuk pembukaan kembali Selat Hormuz itu, termasuk penghentian agresi dan pengembalian aset yang dibekukan.

"Amerika harus mengakhiri perang, mengembalikan aset Iran yang dibekukan. Perang di seluruh kawasan, termasuk Lebanon dan Gaza, harus berakhir,” kata Rezaei sebagaimana dikutip penyiar Press TV. “Syarat-syarat ini beserta ketentuan lainnya telah disampaikan kepada mereka melalui mediator," ungkap Rezaei.

Iran dan AS pada 18 Juni menandatangani nota kesepahaman untuk mengakhiri konflik yang sudah berlangsung sejak 28 Februari.

Namun, Presiden AS Donald Trump pada 8 Juli mengumumkan bahwa gencatan senjata yang telah mereka sepakati tidak berlaku lagi. Sejak saat itu pasukan AS melancarkan serangkaian serangan terhadap Iran.

Komando Pusat AS (CENTCOM) mengeklaim bahwa serangan-serangan itu sebagai tanggapan atas tindakan Iran terhadap kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz.

Pasukan Iran kemudian melakukan balasan dengan menyerang pangkalan-pangkalan AS yang berada di negara Timur Tengah.

Pada 12 Juli, Iran kembali mengumumkan penutupan Selat Hormuz hingga intervensi AS di kawasan tersebut berakhir, menyusul gelombang baru aksi saling serang antara pihak yang bertikai.

Keesokan harinya, Trump mengatakan AS akan menjadi "penjaga" Selat Hormuz dan memberlakukan kembali blokade AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. (antara/jpnn)

Iran melalui mediator mengajukan beberapa persyaratan kepada Amerika Serikat untuk pembukaan kembali Selat Hormuz


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|