Inflasi di Jakarta Melonjak, Gegara Dua Komoditas Ini

21 hours ago 5

Inflasi di Jakarta Melonjak, Gegara Dua Komoditas Ini

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta mencatat inflasi tahunan Jakarta pada Juli 2026 sebesar 2,5 persen. Ilustrasi/Foto : Ricardo

jpnn.com, JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta mencatat inflasi tahunan Jakarta pada Juli 2026 sebesar 2,5 persen.

Kepala BPS DKI Jakarta Kadarmanto mengatakan inflasi di ibu kota ini didorong oleh kelompok transportasi yang mengalami inflasi sebesar 5,3 persen, sehingga memberikan andil inflasi sebesar 0,71 persen.

"Penyumbang utama inflasi bulan Juli tahun 2026 secara tahunan adalah kelompok transportasi yang memberikan andil inflasi sebesar 0,71 persen yang komoditasnya disumbang utamanya adalah bensin," kata Kadarmanto di Jakarta, Senin (3/7).

Kadarmanto mengatakan kelompok pengeluaran lainnya juga mengalami inflasi tahun ke tahun yang cukup tinggi, yakni perawatan pribadi dan jasa lainnya. 

Kelompok ini tercatat mengalami inflasi sebesar 8,39 persen, yang memberikan andil sebesar 0,6 persen.

Inflasi pada kelompok tersebut disumbang oleh kelompok emas perhiasan.

"Di awal-awal tahun ini, terjadi peningkatan emas, harga emas luar biasa, meskipun selama empat bulan terakhir ini terjadi penurunan harga komoditas emas," ujar Kadarmanto.

Kemudian, komoditas penyumbang utama inflasi tahunan pada Juli 2026, yakni emas perhiasan dengan andil inflasi sebesar 0,47 persen, diikuti bensin dengan andil 0,46 persen, tarif angkutan udara dengan andil 0,16 persen, beras dengan andil 0,12 persen, dan minyak goreng dengan andil 0,1 persen.

Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta mencatat inflasi tahunan Jakarta pada Juli 2026 sebesar 2,5 persen.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|