jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah saat ini tengah mengembangkan bahan bakar minyak (BBM) berjenis bensin dari berbahan baku tanaman. Itu dilakukan sebagai bagian dari penguatan kemandirian energi nasional.
Hal itu diungkapkan Presiden Prabowo Subianto saat Puncak Peringatan ke-79 Hari Koperasi Nasional di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12/7).
Presiden Prabowo berharap bensin berbahan baku tanaman itu bisa diproduksi dalam tiga hingga empat tahun mendatang.
Menurut dia, sejumlah gurur besar di Indonesia sedang mengembangkan bensin dari kelapa sawit dan etanol dari singkong.
"Jadi, saya harap dalam tiga-empat tahun lagi bisa menghasilkan bensin dari tanaman," kata Presiden Prabowo.
Orang nomor satu itu menjelaskan pengembangan bahan bakar berbasis komoditas pertanian tersebut diharapkan meningkatkan kesejahteraan petani, termasuk petani singkong, jagung, dan komoditas lainnya, sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pertanian.
"Berarti petani singkong akan hidup makmur, petani jagung akan hidup makmur, petani-petani di seluruh Indonesia akan berbuat yang terbaik untuk bangsa dan untuk keluarganya sendiri," ujarnya.
Ketua Umum Partai Gerindra itu mengatakan pemerintah juga telah memulai implementasi biodiesel B50 yang menggunakan campuran 50 persen minyak kelapa sawit.

4 hours ago
2




































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4853467/original/071865900_1717562469-Erick_Thohir_Tinjau_SUGBK-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5392680/original/002485800_1761486231-570624768_18084026864504418_4368634468269805834_n.jpg)









:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124725/original/012562100_1738900750-Snapinst.app_469631839_1277354356876290_8996091991068552124_n_1080.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461718/original/089739600_1767433302-WhatsApp_Image_2026-01-03_at_15.59.48.jpeg)




