jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah mempercepat penggunaan compressed natural gas (CNG) sebagai upaya penggantian dan pengurangan impor LPG.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan LNG adalah gas bumi yang terdiri dari metana yang dicairkan pada suhu sangat rendah, sekitar minus 160 C dan dipertahankan dalam keadaan cair.
“Harus ada bauran energi. Makanya kami dorong sekarang CNG. CNG itu gasnya pakai C1-C2 dan itu melimpah di Indonesia,” kata Bahlil di Jakarta, Kamis (25/6).
Lebih lanjut, Bahlil menyoroti konversi minyak tanah ke LPG yang dimulai pada 2006 sebagai ide dan program yang baik.
"LPG ini tidak ada cara lain untuk mengurangi, karena devisa RI keluar dan perlu mengurangi subsidi," ujar dia.
Namun, dia menilai kebijakan tersebut masih belum sepenuhnya siap dengan industri LPG di dalam negeri, sehingga ketergantungan pada impor untuk memenuhi kebutuhan nasional.
“Maka sebenarnya jadi impor lagi,” ucap Bahlil.
Ketum Golkar itu mengatakan rata-rata konsumsi LPG Indonesia adalah sebesar lebih dari 8,5 juta MT per tahun.

6 hours ago
5





































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364450/original/049240400_1759113678-allano.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518117/original/054027000_1772464500-rivera.jpg)









:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518312/original/099191500_1772505014-persebaya.jpg)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5349826/original/076247900_1757933049-persija_lesu-2.jpg)