Gelombang Penolakan Membesar, Rencana FIFA Menjual Saham Piala Dunia Terancam Kandas

6 days ago 6

Gelombang Penolakan Membesar, Rencana FIFA Menjual Saham Piala Dunia Terancam Kandas

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Presiden FIFA Gianni Infantino. Foto: REUTERS/Dylan Martinez.

jpnn.com - Gelombang penolakan terhadap rencana FIFA menjual sebagian kepemilikan komersial Piala Dunia terus membesar.

Setelah UEFA menyatakan keberatan, kini Konfederasi Sepak Bola Amerika Utara, Tengah, dan Karibia (CONCACAF) ikut mengambil sikap serupa.

CONCACAF mempertanyakan alasan FIFA membuka peluang bagi investor swasta untuk memiliki saham dalam aset komersial turnamen.

CONCACAF Ikut Menolak

Konfederasi yang membawahi 41 federasi di kawasan Amerika Utara, Tengah, dan Karibia itu juga meminta seluruh anggota FIFA mengkaji ulang rencana tersebut.

Menurut mereka, pengembangan sepak bola dunia seharusnya tetap mengandalkan program yang telah berjalan, seperti FIFA Forward.

"Aset paling berharga dalam sepak bola harus tetap menjadi milik keluarga besar sepak bola, bukan pihak lain," demikian pernyataan CONCACAF.

Tinggal Menunggu 10 Suara Lagi

Sebelumnya, UEFA lebih dahulu menyampaikan penolakan terhadap rencana pembentukan FIFAForward Enterprise (FFE), perusahaan yang akan mengelola penjualan saham berbagai kompetisi FIFA, termasuk Piala Dunia.

Infantino membutuhkan dukungan lebih dari separuh dari 211 anggota FIFA agar usul tersebut dapat dijalankan.

Gelombang penolakan terhadap rencana FIFA menjual sebagian kepemilikan komersial Piala Dunia terus membesar.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|