FTBIN 2026, DPD RI Minta Jangan Ada Lagi Bahasa Daerah yang Hilang

2 hours ago 2

FTBIN 2026, DPD RI Minta Jangan Ada Lagi Bahasa Daerah yang Hilang

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Hafidz Muksin (kedua dari kanan) dan Wakil Ketua II Komite III DPD RI, Jelita Donal (kedua dari kiri, berpeci). Foto Mesya/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa kembali menggelar Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional atau FTBIN 2026 sebagai upaya strategis dalam melestarikan bahasa daerah di Indonesia.

Kegiatan itu berlangsung selama lima hari, mulai 22 hingga 26 Mei 2026, di Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kemendikdasmen, Bojongsari, Depok.

Festival itu menjadi puncak dari program Revitalisasi Bahasa Daerah yang selama ini dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat sekolah atau komunitas, kabupaten/kota, hingga provinsi.

Ajang tersebut juga menjadi ruang apresiasi bagi generasi muda yang aktif menggunakan dan mengembangkan bahasa ibu mereka di tengah arus globalisasi.

Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Hafidz Muksin menyampaikan FTBIN 2026 merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional yang dikemas dalam bentuk panggung apresiasi.

“Festival Tunas Bahasa Ibu ini digelar selama empat hari sebagai panggung apresiasi, dengan puncaknya pada 25 Mei 2026. Ini merupakan perayaan nasional dari program revitalisasi bahasa daerah yang telah melalui berbagai tahapan penting di daerah,” ujarnya, Senin (25/5).

Hafidz mengatakan tahun ini pihaknya membatasi jumlah peserta sebagai bagian dari efisiensi.

Meski demikian ada perwakilan 78 bahasa daerah di Indonesia. 

Di depan peserta FTBIN 2026, DPD RI minta jangan ada lagi bahasa daerah yang hilang

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|