jpnn.com - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mendukung langkah Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melaporkan sekitar 300 perusahaan kelapa sawit yang tidak kunjung menaikkan harga tandan buah segar (TBS) ke Satgas Pangan Polri.
Sebelumnya, penurunan harga TBS terjadi setelah pemerintah mengumumkan pembentukan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) sebagai eksportir tunggal produk sawit.
Amran menyebut data 270 hingga 300 perusahaan sawit tersebut akan dikirim ke Polda dan ditembuskan kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar diperiksa.
Meski sebagian harga mulai membaik, Amran menyebut masih banyak pabrik kelapa sawit membeli TBS di bawah harga acuan.
Langkah Mentan Amran tersebut mendapat dukungan Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni.
Menurutnya, laporan tersebut harus ditindaklanjuti secara serius untuk memastikan tidak ada praktik yang merugikan petani sawit maupun mengganggu tata kelola industri sawit nasional.
"Laporan Pak Mentan ini pastinya akan didalami oleh Polri. Aparat harus memastikan apakah penurunan harga tersebut murni mekanisme pasar atau ada praktik-praktik yang sengaja dilakukan untuk menekan harga di tingkat petani," kata Sahroni, Selasa (9/6/2026).
"Jangan sampai petani yang sudah bekerja keras justru menjadi pihak yang paling dirugikan. Kalau ternyata nantinya terbukti ini kelakuan kartel untuk mengambil keuntungan tidak wajar, ya, tentu harus ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku," lanjut Sahroni.

5 hours ago
2
















































.jpeg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495504/original/079773400_1770373061-Ze_Valente.jpg)

