jpnn.com, JAKARTA - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari menargetkan sebanyak 16.557 satuan pendidikan untuk menerima akses internet pada 2026.
Hal itu dilakukan dengan penguatan konektivitas internet dan pengembangan ekosistem pembelajaran digital, transformasi pendidikan diharapkan berjalan lebih merata.
Tidak hanya di sekolah-sekolah perkotaan, tetapi juga di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).
Menurut Qodari, seluruh satuan pendidikan wajib memiliki akses terhadap layanan pendidikan yang berkualitas, modern, dan berbasis teknologi.
"Dalam hal konektivitas internet, untuk dukungan Program Digitalisasi Pembelajaran, pada 2025 tercatat sebanyak 8.265 sekolah jadi penerima akses internet,” ucap Qodari dikutip Jumat (3/7).
“Dalam perencanaan 2026, sebanyak 16.557 satuan pendidikan menjadi target pemenuhan akses internet," lanjutnya.
Qodari menuturkan , perluasan akses internet menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh peserta didik memperoleh kesempatan yang sama dalam mengakses pembelajaran berbasis teknologi.
Saat ini sebagian besar satuan pendidikan di Indonesia telah terkoneksi internet, meski masih terdapat sekolah yang menjadi prioritas perluasan jaringan.

5 hours ago
1










































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5152772/original/003607900_1741280110-20250306223034_083A9600.jpg)










